SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHAWAN
Oleh : Ahmad Rifai
A. Materi
a. Pentingnya wirausaha untuk lulusan SMK
Program
pendidikan SMK dikhususkan bagi siswa yang mempunyai minat tertentu dan siap
untuk bekerja serta membuka lapangan pekerjaan yang disesuaikan dengan
keterampilan dan bakat yang dimiliki. Siswa SMK diajak untuk belajar disekolah
dan belajar didunia kerja dengan praktek secara nyata sesuai dengan bidang yang
dipelajari. Dengan memperbanyak SMK, maka pemerintah telah berupaya mengurangi
angka pengangguran di Indonesia.SMK hadir sebagai solusi pemerintah untuk
mengentaskan pengangguran yang jumlahnya terus bertambah. Salah satu program
penting untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran adalah menciptakan
lapangan usaha dan ini artinya harus mencetak wirausaha. Pencetakan wirausaha
harus diikuti dengan usaha menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan
dalam masyarakat Indonesia.
Jadi
lulusan SMK tidak hanya dicetak untuk siap bekerja tapi mampu menciptakan
lapangan kerja sendiri atau berwirausaha dengan keterampilan yang dimiliki.
Sekarang ini kita mengahadapi kenyataan bahwa jumlah pengusaha muda di
Indonesia masih relatif kecil dan belum memenuhi target. Banyak faktor
psikologis yang membentuk sikap negatif masyarakat sehingga mereka kurang
berminat terhadap profesi wirausaha, antara lain sifat agresif, bersaing,
egois, tidak jujur, kikir, sumber pengahasilan tidak stabil, kurang terhormat,
pekerjaan rendah, dan sebagainya. Telah
kita ketahui bersama bahwa pemerintah sampai saat ini masih sangat terbatas
dalam penyediaan lapangan kerja baru. Potensi penunjang pembangunan bangsa
masih terbuka lebar asalkan para wirausahawan mampu menciptakan dan membuka
lapangan kerja baru menjadi pelopor pembangunan. Membudayakan
Kewirausahaan (GNMMK) kewirausahaan adalah :semangat, sikap, perilaku, dan
kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja, teknologi dan produk
baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih
baik dan keuntungan yang lebih besar.
Berikut ini diuraikan pengertian Kewirausahaan danWirausaha :
1.
Kewirausahaan adalah suatu
proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan
menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (ZIMMERER, 1996)
2.
Kewirausahaan adalah mental
dan sikap jiwa yangselalu aktif berusaha
meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan
3.
Kewirausahaan adalah suatu
proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan
melalui inovasi, tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka
kendalikan (ROBEN, 1996)
4.
Kewirausahaan adalah suatu
sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yangbaru yang sangat
bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain
Dalam bentuk yang lain, kewirausahaan didefinisikan sebagai
adventurisme (berpetualang), risk taking (mengambil risiko) dan thrill-seeking
(pencari kegentaran).
Dalam bentuk sederhana, kewirausahaan berkonotasi mengimplementasikan, yang berarti mengerjakan (sesuatu), yaitu sesuatu yang harus dikerjakan seorang wirausaha.
Dalam bentuk sederhana, kewirausahaan berkonotasi mengimplementasikan, yang berarti mengerjakan (sesuatu), yaitu sesuatu yang harus dikerjakan seorang wirausaha.
Sedangkan Wirausaha adalah :
Seseorang yang bebas dan
memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau
bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas merancang, menentukan, mengelola,
mengendalikan semua usahanya. Ada juga pengertian dari beberapa ahli terkait
definisi dari wirausaha adalah sebagai berikut :
1. AHLI EKONOMI/EKONOM
Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang mengorganisasi faktor-faktor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal dan keahlian.
Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang mengorganisasi faktor-faktor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal dan keahlian.
2. PSIKOLOGI/AHLI KEJIWAAN
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki dorongan kekuatan untuk memperoleh suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen untuk menampilkan kebebasan dirinya, di luar kekuasaan orang lain.
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki dorongan kekuatan untuk memperoleh suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen untuk menampilkan kebebasan dirinya, di luar kekuasaan orang lain.
3. BUSINESSMAN
Wirausaha adalah ancaman pesaing baru dapat seorang partner, pemasok, konsumen, atau seseorang yang diajak kerjasama.
Wirausaha adalah ancaman pesaing baru dapat seorang partner, pemasok, konsumen, atau seseorang yang diajak kerjasama.
4. GEDE PARMA
Wirausaha adalah orang yang berani memaksakan diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
Wirausaha adalah orang yang berani memaksakan diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
5. J.A. SCHUMPETER
Wirausaha adalah seorang inovator sebagai individu yang mempunyai naluri untuk melibatkan materi sedemikian rupa dan kemudian terbukti benar mempunyai semangat/kemampuan dan pemikiran untuk menaklukan cara berpikir lamban dan malas.
Wirausaha adalah seorang inovator sebagai individu yang mempunyai naluri untuk melibatkan materi sedemikian rupa dan kemudian terbukti benar mempunyai semangat/kemampuan dan pemikiran untuk menaklukan cara berpikir lamban dan malas.
a. Sikap (attitude) merupakan
kecenderungan individu untuk merespon dengan cara yang khusus terhadap stimulus
yang ada dalam lingkungan. Karena masih dalam bentuk kecenderungan, maka
responnya masih tertutup, tidak dapat dilihat langsung. Sikap disebut juga
dengan pendirian. Sikap berupa kecenderungan untuk mendekat atau
menghindar, positif atau negatif terhadap berbagai keadaan sosial seperti
institusi, pribadi, situasi, ide, konsep dan sebagainya.
Sikap seorang wirausahawan diantaranya adalah :
1. Positif
Thingking
2. Berorientasi
jauh kedepan, berfikir maju, sikap prestatif, think for the fiture
not the past
3. Tidak
gentar menghadapi pesaing
4. Sikap
selalu ingin tahu
5. Ingin
memberi yang terbaik untuk orang lain
6. Penuh
semangat dan pantang menyerah
7. Memiliki
komitmen yang kuat dan integritas yang tinggi untuk meraih impian
b. Perilaku (behaviour)merupakan
hasil dari seluruh pengalaman serta interaksi manusia dengan
lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap dan
tindakan. Jadi perilaku muncul
didasarkan atas sikap yang telah diambil. Ada 2 kelompok perilaku manusia,
yaitu:
1. Perilaku tertutup, bila respon terhadap
stimulus masih belum dapat diamati orang lain (dari
luar) secara jelas. Respon seseorang masih terbatas dalam
bentuk perhatian, perasaan,
persepsi, pengetahuan dan sikap terhadap
stimulus yang bersangkutan. 2. Perilaku terbuka, bila respon
terhadap stimulus sudah berupa tindakan atau praktek yang
dapat diamati orang dari luar. Respon
ini dapat bersifat pasif seperti berpendapat tanpa
tindakan, maupun aktif dengan
melakukan tindakan. (https://brainly.co.id/tugas/7264270).
2. Perilaku secara
social dan lingkungan : Berpenampilan rapi, berperilaku baik, senang
memotivasi, teladan, pandai bergaul, cakap
berkomunikasi
3. Perilaku dalam
pekerjaan : Berorientasi pada tujuan, tidak menunda pekerjaan, tuntas
mengerjakan tugas, selalu ingin berprestasi, kreatif
dan inovatif, menyukai tantangan dalam bekerja, selalu
memiliki ide
Sikap dan perilaku tidak dapat dipisahkan, sikap adalah
mindset atau pola piker atas hal-hal yang dihadapinya sedangkan perilaku adalah
tindakan dari kebiasaan atas kebenaran yang ia pegang teguh. Perilaku
wirausahawan secara individu :
1. Teguh
pendirian
2. Yakin
dengan apa yang dilakukan
3. Komitmen
dan tanggunjawab
4. Disiplin,
jujur dan optimis
Karakteristik adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki
seseorang. Jadi karaketristik wirausahawan adalah cirri-ciri khusus yang
dimiliki seorang wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain.
Karakteristik wirausahawan adalah sifat atau tingkah laku
yang khas dari wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain.
Karakteristik yang perlu dimiliki wirausahawan yaitu:
Karakteristik yang perlu dimiliki wirausahawan yaitu:
1. Kerja keras dan disiplin
2. Mandiri dan realistis
3. Komitmen tinggi
4. Kreatif dan Inovatif
5. Jujur
6. Memiliki jiwa kepemimpinan
7. Berpikir kedepan/prespektif
2. Mandiri dan realistis
3. Komitmen tinggi
4. Kreatif dan Inovatif
5. Jujur
6. Memiliki jiwa kepemimpinan
7. Berpikir kedepan/prespektif
Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki
kepribadian yang produktif. Produktif dalam hal ini adalah kegiatan yang
menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility) di dalam usaha.
Gilmore menyatakan bahwa seorang wirausaha yang produktif adalah wirausaha yang
menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungan, antara lain
menampung tenaga kerja, memberi sumbangan social, dan bergaul dengan sesamanya.
Seorang wirausahawan akan selalu meningkatkan produktivitas
dengan berbagai cara, tidak mudah putus asa dalam mengahdapi hambatan meski
terkadang mengalami kegagalan. Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang
wirausahawan berhasil maupun gagal.
Aspek yang mendukung keberhasilan seorang wirausahawan
a. Kognitif
: Penalaran dan kemampuan berpikir
b. Psikomotorik
: berasosiasi kerja fisik
c. Unsur
sikap mental : respons, tanggapan terhadap situasi tertentu
d. Unsur
kewaspadaan : Perkiraan yang akan terjadi dan tindakan yang harus dilakukan
e. Jujur
f. Disiplin
dan berani
Faktor
Penyebab Kegagalan Wirausaha
a. Tidak
adanya perencanaan yang matang
b. Bakat
yang tidak cocok
c. Kurangnya
pengalaman dalam berwirausaha
d. Tidak
mempunyai semangat dalam berwirausaha
e. Kurangnya
modal untuk berkembang
f. Lemahnya
pemasaran hasil produk
g. Tidak
memiliki etos kerja yang tinggi
B. Video Pembelajaran
C. Referensi dan Literasi
D. Quiz
Untuk mengetahui seberapa besar anda menguasai materi, silahkan kerjakan kuis terkait materi berikut, Selamat mengerjakan !






10 Comments
Menurut Bapak usia berapa untuk orang Indonesia wajib memiliki jiwa wirausaha, atau malah sebaliknya jiwa wirausaha tidak terlalu penting karena jiwa konsumtif yangtinggi di negeri ini Pak?
ReplyDeleteMenjadi wirausaha harus dibentuk sikap dan perilakunya seperti wirausaha. Perilaku yang melekat itu akan jadi karakteristik pribadi orang. Begitu juga wirausaha. Supaya sikap ini jadi karakter maka perlu pembiasaan dari kecil. Value dari karakteristik wirausahawan dari materi ini sangat memberikan informasi dan bisa ditanamkan dan dibangun dari anak2. Untuk pilihan kedepannya dia menjadi pengusaha atau tidak itu harus seseuai bakat dan minat anak tersebut bukan atas dasar pilihan gaya hidup konsumtif atau tidak. Begitu pak, bagaimana penjelasan ku ada hal lain yg kurang jelas?
DeleteSaya mengajar di salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Sejauh ini, santri-santri belum pernah di ajarkan materi kewirausahaan. jika akan diadakan, kira-kira materi apa yang pertama kali harus disampaikan?terimakasih
ReplyDeleteSikap dan perilaku wirausaha dulu, supaya ditumbuhkan minat dan bakatnya menjadi karakter wirausahawan, contohnya bagaimana mereka terinspirasi dari wirausahawan alumni santri yang sukses, tokoh nasional yg juga pengusaha, boleh juga review film yg menceritakan kesuksesan seorang pengusaha from Zero to Hero, kemudian santri berdiskusi value atau sikap2 apakah yang perlu kita tanamkan ke diri kita supaya bisa jadi pengusaha,
DeleteTahap 2 santri menganalisis peluang usaha dengan observasi di lingkungan sekitarnya
Tahap 3 membuat bisnis plan dan analisa resiko
Tahap 4 Membuat produk sesuai hasil analisis peluang tadi
Tahap 5. Praktek menjual langsung atau lakukan bazar produk di event2 yang tepat
dengan demikian belajar jadi wirausaha itu menyenangkan, semoga bermanfaat
bagus bpk..memotivasi untuk berwirausaha..sukses selalu dan semoga blognya makin oke
ReplyDeleteTerimakasih bund, apakah ada yg perlu kita diskusikan terkait materi?
DeleteBagus materi nya.. pas juga untuk saya yang ngajar matakuliah kewirausahaan.. kl boleh minta silabus pembelajaran nya pak!!? Makasih
ReplyDeleteAda di page adminkbm bund, terimakasih
DeleteSMK Pencetak Wirausaha, beban yang cukup berat ditaruh pada pundak SMK, karena wirausaha tidak hanya belajar suatu ketrampilan, namun membentuk suatu karakter. Selamat berjuang rekan di SMK...
ReplyDeleteSebenarnya bagus program SMK pencetak wirausaha karena memberikan alternatif pilihan buat anak2 kita setelah lulus nanti, bukan sekedar mengharapkan lowongan kerja yg s bidang dgn porsi yg masih terbilang masih kurang, untuk implementasi dilapangan memang banyak tantangannya tapi itulah seni berjuang di pendidikan kita, tetep semangat, terimakasih bunda
Delete